Gubernur Rohidin Minta Gakeslab Kawal Produsen Alat Kesehatan

Gubernur Rohidin Minta Gakeslab Kawal Produsen Alat Kesehatan

Hadir sekaligus terhubung Musprov Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Bengkulu Ke-VII, Minggu (10/10/2021) di Hotel Mercure Bengkulu, Gubernur Rohidin Mersyah mengingatkan para pengusaha yang tergabung di dalam Gakeslab, terkhusus di Provinsi Bengkulu untuk senantiasa berpegang teguh kepada kode etik organisasi.

Di mana layaknya yang kita ketahui, lanjut Rohidin, di sedang pandemi virus corona (Covid-19) layaknya pas ini, permohonan dapat alat kebugaran dan laboratorium melonjak tinggi. Sehingga rawan terjadinya pelanggaran.

“Organisasi perlu bisa menjadi pengawal kode etik pelaku usaha, dalam suasana pas ini dituntut tanggung jawab moral kita bersama, yang tidak saja pelaku bisnis di bidang pelaku bisnis di bidang alat kebugaran dan lab, tetapi seluruh pelaku bisnis jangan betul memakai peluang dalam suasana susah dan pasti nilai-nilai yang perlu kita kedepankan,” pinta Gubernur Rohidin.

Gubernur pun menghendaki Gakeslab Bengkulu bisa menjadi mitra pemerintah khususnya bersama dinas kebugaran Provinsi dan Kabupaten/Kota, bersama rumah sakit pemerintah maupun swasta dalam mencukupi kebutuhan ketersediaan alat-alat kebugaran maupun laboratorium khususnya produk-produk dalam negeri distributor alat kesehatan .

“Pemerintah mempunyai prinsip untuk memberdayakan dan juga meningkatkan kapasitas mengolah alat-alat kebugaran dan lab dalam negeri, maka teman-teman pelaku bisnis perlu langsung menyikapinya, aku pesankan kepada Kadinkes untuk berkoordinasi bersama Kabupaten/Kota supaya bisa bersinergi bersama pelaku bisnis di Bengkulu,” papar Gubernur Rohidin.

Terkait Musprov Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Bengkulu Ke-VII, Gubernur Rohidin menghendaki musyawarah yang dilakukan meraih kepengurusan mufakat yang kedepannya bisa mengangkat organisasi menjadi lebih baik.

“Selamat bermusyawarah, mudah-mudahan mengahasilkan keputusan-keputusan yang baik, produktif dan demokratis dalam aktivitas bermusyawarah ke-7 ini. Saya kira dalam berorganisasi seluruh bisa berjalan bersama fleksibel tetapi senantiasa memegang teguh kaidah-kaidah kode etik organisasi,” tutup Rohidin.

Leave a Reply